Gubernur Kritik Kinerja Timsel 35 Kepala SKPD

Gubernur Papua Lukas Enembe mengkritisi kinerja Tim Seleksi 35 Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baru, yang dinilai lamban dalam menetapkan susunan pejabat eselon II, III dan IV.

Alhasil, dirinya mesti mengambil keputusan sendiri dengan melakukan penunjukan serta pelantikan pejabat secara mendadak.

“Kerja tim ini cukup lambat. Kalian (tim seleksi) yang kerja aneh-aneh. Kalau belum melaksanakan, saya akan (lakukan) pelantikan (secara mendadak) seperti ini,” ujar Lukas pada pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Papua, Selasa (20/8/2019), di Gedung Negara Dok V Atas Jayapura.

Lukas katakan, alasan dirinya mendorong percepatan pelantikan, dikarenakan hampir semua dinas di lingkungan pemerintah provinsi bermasalah dalam hal pertanggungjawaban keuangan. Dilain pihak, sejumlah dinas diketahui mengalihkan sejumlah proyek kegiatan ke program swakelola. 

“Yang seperti ini saya tekankan kedepan tidak boleh lagi terjadi,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengapresiasi dua pimpinan SKPD yang telah dilantik lebih dulu dari 35 SKPD yang nantinya dibentuk. Yaitu, Kepala Dinas Perikanan dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura. 

Dimana keduanya selama menjabat sebagai pimpinan SKPD selama lima tahun, telah menjalankan tugasnya dengan baik, sesuai visi maupun misi pimpinan daerah.

“Kalau dua SKPD ini dilantik lebih dulu karena mereka kerja betul. Kalau SKPD lain ini kerja omong kosong. Hanya dua SKPD ini yang bisa kerja baik serta gunakan anggaran dengan baik, sehingga kita lantik duluan”.

“Saya juga apresiasi mankan Kepala Keuangan Ridwan Rumasukun yang selama menjabat berhasil membawa Provinsi Papua mempertahankan predikat WTP lima tahun berturut-turut,” tuntasnya.

Diketahui, para pejabat yang dilantik Muhammad Musaad sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua (sebelumnya Kepala Bappeda), Muhammad Ridwan Rumasukun sebagai Asisten Bidang Umum Setda Papua (sebelumnya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), serta Elysa Auri menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan SDM (sebelumnya Asisten Bidang Umum).

Kemudian, Yohanis Walilo dilantik Sebagai Kepala Bappeda Papua (sebelumnya Sekda Kabupaten Jayawijaya),  FX Mote sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (tetap) serta Semuel Siriwa sebagai Kepala Pertanian dan Pangan (sebelumnya Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura).

Selanjutnya, Julian Weya sebagai kabid Fisik dan Prasarana Bappeda, Nus Weya sebagai Plt BPKAD Papua, Sofyan Rumasukun sebagai Kabag Pengelolaan Aset Daerah Provinsi Papua, Noak Tabo sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah Provinsi Papua, Tery Wanena sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Ospirita Manalu sebagai Kabag Pembinaan dan Kesra pada Badan Kepegawaian Daerah Papua, Laurenz, SH.MH sebagai Kabag Analisis dan formasi jabatan pada biro organisasi Setda Papua.

Sumber : https://papua.go.id/view-detail-berita-6801/gubernur-kritik-kinerja-timsel-35-kepala-skpd.html

0Shares

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *